AYO Mondok Nak

Posted on: 29 November 2017

          Demi Allah, bukan Kami benci hingga membuang mu jauh ke pesantren. Bukan kami tak cinta wahai anak anak kesayanganku. Kami bahagia melihat tangismu hari ini saat kami tinggal pulang. Kelak suatu saat kau kan merindukan tangis perpisahan itu.
Selamat berjuang, Nak !
          Nanti juga kau kan paham mengapa kami titipkan engkau di pesantren. Maafkan kami tidak bisa seperti orang tua lain. Memberimu segudang fasilitas dan kemewahan. Maafkan kami hanya bisa memberikanmu fasilitas akhirat.
          Jadilah pembela Bapak dan Ibumu di hari pengadilan Alloh kelak. Dengan menjadi santri kami harap engkaulah yang mengimami sholat jenazah kami nanti, menggotong keranda kami, memandikan diri kami, membungkus kain kafan kami, mengadzani kami di kubur tuk terakhir kali. Tak perlu kami memanggil ustadz-ustadz untuk mendoakan. Untuk apa ?
          Bukankah nanti saat kami berbaring di ruang tengah dengan kaku. Ada anak anaku di samping kepalaku. Ada lantunan Tabarok saudara saudaramu disamping badan kami. Itulah hari terbahagia kami nanti menjadi orang tua, Nak. Jenazah kami teriring doa anak-anak kami sendiri.
Bukankah junjungan kita Baginda Nabi pernah berkata, saat kita semua mati semua amal akan terputus kecuali tiga perkara. Doamu lah salah satunya.
Laa takhof wa laa tahzan Nak.
          Di pesantren sangat mengasyikkan. Temanmu teramat banyak seperti keluarga sendiri. Pengalamanmu akan luas. Jiwamu kan tegar. Kesabaranmu kan gigih. Kami hanya ingin kau bisa mendoakan kami sepanjang waktumu. Menyayangi kami dihari tua kami nanti. Selayaknya kami sayangi engkau dihari kecilmu. Kami tak ingin nanti ketika jenazah kami belum dikuburkan. Namun kau dan adikmu sudah menghitung-hitung harta, hingga permusuhanpun terjadi.
          Selamat berjuang , Nak ! Dengarkan ustadz dan semua gurumu, muliakan mereka. Seperti kau muliakan Bapak Ibumu. Beliau-beliau adalah pengganti Bapak Ibumu di rumah.
          Selamat berproses, Nak ! Berbahagialah , Nak ! Tersenyumlah, Nak ! Kelak kau kan paham maksud Kami.....
Semoga anak2 kita yg sedang nyantri makin krasan dan semangat terus di pesantrennya..
yang anaknya belum nyantri, ayo masukkan ke pesantren.. banyak pelajaran kehidupan yang hanya diperoleh di pesantren dan tidak ada di jalur sekolah formal.

 

 

 

Versi cetak


Berita Terkait


« Oct 2018 »
Minggu
Senin
Selasa
Rabu
Kamis
Jumat
Sabtu
30 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10


Layanan online manakah menurut anda yang perlu kami kembangkan ke depan?

 



Hubungi Kami

Jl. Raya Junwangi, Junwangi, Krian, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur., Telp. 031-8983363

Testimonials

  • Irsyad11

    mirsyad632@gmail.com

    Sidoarjo

    Pada 12-Feb-2018


    Alhamdulillah, MA Bilingual akan semakin maju

Link Terkait